Tuesday, 22 October 2019

[PUISI]



TERBIASA BIASA

Ini bukan curhat apalagi sambat.
Sekedar mengungkapkan apa yang tertambat.
Kala itu sadarku membawa pesan,
belum sempat kubaca bila itu pertanda.

Sebenarnya apa yang buat manusia resah?
Mungkin karena tidak bisa mewujud sempurna.
Andaikata dia diberi segalanya,
mungkinkah sudah dapat emas masih minta berlian?

Ah, sadar jika aku bukan siapa-siapa.
Tak seperti lainnya yang lenggang senang.
Kadang benci harus seperti ini.
Tadinya aku yakin akan diri sendiri,
namun nyatanya, terlalu lama biasa,
sehingga terbiasa biasa.

(Temanggung, 2019)

No comments:

Post a comment

Iklan